Wednesday, January 2, 2008

PDAM MALANG KEMBANGKAN AIR SIAP MINUM


PDAM Malang kini tengah mengembangkan pelayanan air siap minum dalam program Zona Air Minum Prima ( ZAMP). Demikian disampaikan Dirut PDAM Malang, Heriyadi Santoso baru baru ini di Malang (27/12).

Pelanggan air siap minum ini kini telah mencapai 15.000 pelanggan termasuk yang berada di kawasan perumahan di Kota Malang. Selain itu juga dipasang fasilitas kran air siap minum di tempat umum seperti SDN Tunjung Sekar I Malang. Menurut Heriyadi Santoso, hadirnya fasilitas ini tentunya juga diikuti bimbingan kepada masyarakat mengenai cara pembersihannya yakni dengan membuka kran selama sekitar 3 menit agar air terbuang sebelum dimanfaatkan. Program air siap minum ini akan terus dikembangkan dan sebagian akan dipasang di titik-titik strategis agar bisa dimanfaatkan masyarakat yang sedang kehausan di jalan.

Untuk meningkatkan kinerjanya, PDAM Malang membutuhkan dukungan Pemda baik tingkat propinsi maupun kabupaten/kota yang saat ini dirasa kurang. Pasalnya pengembalian investasi yang diberikan ke PDAM ini masih kecil. Untuk menunjang pengembangan cakupan pelayanan, serta perbaikan sistem perpipaan sepanjang 48 Km dan pengadaan pompa, saat ini sedang dirintis untuk mendapatkan pembiayaan dari obligasi serta pengajuan bantuan kepada Pemerintah Pusat. Kebutuhan dana untuk penggantian pipa sepanjang 48 km dan pengadaan pompa serta prasarana lain diperkirakan sebesar Rp155 Miliar.

Dihubungi terpisah anggota DPRD Kota Malang, H. Bambang Satriya, mengatakan PDAM Malang diharap untuk melakukan terobosan-terobosan baru untuk melayani kebutuhan air minum masyarakat kota Malang.

PDAM yang tahun 2007 menjadi PDAM terbaik kedua dalam pelayanan air minum ini terus meningkatkan pelayanannya seperti pengaliran air selama 24 jam, pembukaan tempat pembayaran yang on line bekerjasama dengan kantor pos serta BRI dan Bukopin. Pembayaran pada bank Bukopin berupa pelayanan three in one yakni menggabungkan pembayaran listrik, air minum dan telepon. Selain itu pembayaran khusus untuk nasabah dapat dilakukan di BCA dan bank Niaga.

PDAM yang telah dirintis sejak pemerintah Belanda tahun 1915 dan ditetapkan menjadi PDAM pada 1974 kini telah mampu melayani 70 % dari total penduduk kota Malang yang jumlahnya sebesar 800.000 orang itu. Pelanggan tercatat sebanyak 27 ribu sambungan dengan aset sebesar Rp110 Miliar.

Saat ini Pemda Kabupaten Malang sedang mengembangkan Sumber Air Mendit menjadi Taman Wisata yang cukup megah dilengkapi dengan kolam renang dan restoran serta tempat bermain anak-anak. Taman Wisata Mendit ini menelan dana Rp 25 Milliar yang berasal dari APBD dan diharapkan fungsional awal tahun 2008 ini. Tujuan pembangunannya antara lain untuk mendongkrak kunjungan wisata ke tempat ini yang relatif sepi selama ini. Jika sudah selesai taman ini memang layak untuk dikunjungi untuk berekrasi dan tempat berenang bersama keluarga atau bersama anak-anak. (bd/gt)

Sumber : WWW.PU.GO.ID

1 comment:

Tama said...

Good for people to know.